Postingan

Simulasi Software Defined Networking (SDN) Part 3 Install sFlow

sFlow adalah salah satu protokol yang dapat digunakan untuk monitoring flow traffic pada perangkat Open vSwitch. sFlow seperti wireshark tapi versi Lite karena tidak semua traffic diambil oleh sFlow. Untuk menggunakan sFlow diperlukan sebuah server yang berfungsi sebagai sFlow collector, kemudian sFlow Agent seperti switch terhubung ke collector tersebut, sflow collector yang digunakan pada artikel ini adalah sFlow-RT. Install sFlow-RT (sFlow Collector) pada Ubuntu sFlow Collector saya install dengan server yang sama dengan Controller ONOS. 1. Download sFlow-RT di Ubuntu, link download bisa dillihat di  sini . Download file .deb nya, berikut ini yang saya download versi 2.3-1341. wget -c http://www.inmon.com/products/sFlow-RT/sflow-rt_2.3-1341.deb 2. Install sflow-rt sudo dpkg -i sflow-rt_2.3-1341.deb 3. Mengaktifkan sflow-rt sebagai service sudo systemctl enable sflow-rt 4. Menjalankan sflow-rt sudo systemctl restart sflow-rt.service 5. Mencoba mengakses sflow-rt deng

Simulasi Software Defined Networking (SDN) Part 2 Konfigurasi Open vSwitch

Gambar
Open vSwitch adalah salah satu switch yang mendukung protokol OpenFlow untuk SDN. Switch ini akan menerima Table Flow dari kontroller SDN dan menggunakannya untuk menentukan jalur setiap flow traffic. Pada SDN, koneksi antara switch dan controller dibagi menjadi 2 jenis mode koneksi yaitu in-band dan out-of-band. Mode koneksi in-band berarti controller terletak satu jaringan dengan SDN yang dikontrol. In-band bekerja dengan cara menggunakan hidden flow yang berfungsi untuk komunikasi antara switch dan kontroller, tanpa adanya hidden flow maka perangkat SDN tidak dapat berkomunikasi dengan siapa-siapa bahkan dengan kontrollernya sendiri karena secara default tidak ada flow table untuk mengijinkan komunikasi antara perangkat SDN dengan kontrollernya selain hidden flow. Disebut hidden flow karena memang flow ini tidak terlihat di flow table pada switch maupun controller. Mode koneksi out-of-band berarti controller terletak pada jaringan yang berbeda dengan SDN yang dikontrol dan contro

Simulasi Software Defined Networking (SDN) Part 1 Install Controller ONOS

Gambar
Pada artikel ini saya bagikan cara mensimulasikan SDN menggunakan kontroller ONOS dan GNS3. Seharusnya jika kalian baca artikel ini berarti kalian sudah tahu apa itu SDN. SDN merupakan arsitektur jaringan baru yang digunakan untuk memindahkan fungsi Routing, Switching, dan ACL dari setiap perangkat ke server controller pusat sehingga semua perangkat dapat diatur secara terpusat, salah satu protokol SDN yang banyak digunakan saat ini adalah OpenFlow (SDN hanya mengatur flow traffic, untuk mengatur perangkat tetap diperlukan protokol SSH atau SNMP). Berikut beberapa hal yang dibutuhkan : - Internet dengan kuota melimpah dan cukup cepat - RAM minimal 8 GB - Sudah memasang GNS3 dan VMWare - Sudah memasang GNS3 VM dan Ubuntu 16.04 Server di VMware Spesifikasi sistem saya sebagai perbandingan jika ingin tahu : - Processor Core i5 7200U - RAM 8 GB - HDD 5400 RPM - Windows 10 64-bit Build 17134 - Virtualization Enabled - VMware Workstation 15.0.2 - GNS3 2.1.15 Atur VM Ubuntu

Cara Membuat Wi-Fi Hotspot pada Linux Menggunakan Virtual Interfaces dan Hostapd

Membuat hotspot pada Linux normalnya bisa melalui aplikasi network manager pada Linux desktop tetapi memiliki kekurangan yaitu hanya bisa membagikan jaringan internet dari interface atau sumber perangkat selain perangkat wifi yang digunakan untuk dijadikan wifi hotspot. Jadi tidak bisa membagikan internet yang didapat dari wifi menjadi wifi hotspot dengan satu perangkat. Pada sistem operasi sebelum Windows 10 pembuatan hotspot bisa menggunakan aplikasi connectify ataupun menggunakan perintah netsh pada command prompt, lalu pada Windows 10 terbaru sudah menyediakan fitur hotspot pada sistem operasinya. Dalam artikel ini saya akan membagikan cara membuat hotspot pada Linux hanya menggunakan satu perangkat wifi menggunakan virtual interfaces dan hostapd. Cara ini dapat digunakan untuk Linux Debian, Ubuntu, dan turunannya. Cara ini telah saya coba pada Linux Ubuntu 18.04. Untuk Linux distribusi RedHat, SlackWare, Fedora, OpenSuse, ArchLinux, dll bisa menyesuaikan perintahnya karena kons